Senin, 05 November 2018

# featured # lifestyle

Kirim barang, titip barang pakai PopBox



Jadi Ibu rumah tangga dan sekaligus sebagai blogger, rupanya membuat aku banyak mengurusin pekerjaan rumah dan deadline beberapa tulisan dari pekerjaanku ini. Nah, kadang pernah sesekali jarang ada dirumah. Mungkin kalau kamu tetanggaku pasti tahu dalam seminggu berdiam dirumah berapa hari.


Bicara soal ga ada kehadiranku dirumah, nyatanya menjadi pemicu kesalahpahaman antara tetangga, kurir ekspedisi,dan aku. Lho kok bisa?




Salah Paham atau Salah Kirim Paketan Jadi Kunci Utama masalah aku dengan Si Kurir

Pasti kalian pernah kan mengalami apa yang aku alami saat ini, ketika kita tak ada dirumah dan rupanya ada kurir datang membawa paket. Setelah tiba dirumah malah ga ada orang. Yaudah, antara mau nitip ke tetangga atau dibawa lagi sama si kurir. Ini pernah berbuntut kesalahan antara aku dan tetangga sebelah rumah.
Kadang kalau ditinggal pergi suka ga tenang, karna sewaktu-waktu datanglah kurir mengantarkan paketanku. Lalu solusinya bagaimana?

Popbox KAI Tanah Abang



Cara terbaik buat yang jarang dirumah atau selalu bepergian jauh dan doyan belanja online pakai PopBox deh!


Doyan belanja via online atau kaya aku ini yang suka menerima paket entah itu produk dari klien atau barang pesanan yang ku beli via e-commerce.



PopBox ini apaan sih? Buat aku yang baru pertama kali mencoba menggunakan mengirim barang dengan metode seperti loker gitu, memang sangat kaget ya! Ternyata ada layanan kurir dengan sistem kirim barang atau simpan barang di loker yang sudah disediakan 300 lokasi di 8 Kota besar di Indonesia.




Kirim Titip Ambil di PopBox Loker


Mencoba pengalaman menggunakan PopBox Loker, Ya jadi awalnya aku coba kirim barang berupa popok bayi dengan PopSend dari PopBox. Aku coba di PopBox KAI Tanah Abang Jakarta,  sebelumnya download dulu aplikasinya di google play store. Dari sana aku langsung pilih PopSend untuk langkah awal pilihan kiriman barang. Setelah itu pilih lokasi loker terdekat dengan si penerima.

Lihat yang bewarna hijau ini tanda dimana PopBox itu berada di 8 kota Indonesia


Sebelum masuk ke step berikutnya, aku diminta untuk foto dahulu paket yang akan ku kirim. Setelah foto masuk dan berhasil baru deh pilih ukuran loker yang pas dengan paketnya. Disini kita bisa memilih ukuran Small, Medium, Large, dan Extra Large.

Salah satu opsi PopSafe untuk yang bewarna kuning itu jumlah PopBox yang ada didekat daerah kita tinggal

Untuk soal biaya tarif sekali kirim barang saat itu, aku dikenakan 9ribu saja. Namun karna lagi ada promo gratis 2x PopSend Dan 2x PopSafe dengan gunakan voucher GRATISPAKAI jadinya free deh. Yuk dicoba!

Cukup mudah bagi aku pengguna baru dengan pilihan Bahasa Indonesia atau English pada layar PopBox. Memudahkan Kita untuk melalukan kirim barang atau titip barang.


Kenapa kok pakai PopBox ?

Terus terang buat aku ini sangat aman, seperti yang aku ceritakan di atas tadi kan, buat kamu yang jarang Ada dirumah. Apalagi takut paket ga sampe! PopBox memberikan keamanan lebih seperti saat ambil barang harus menggunakan kode pin.

Ini kemarin PopSend Pampers setiap barang yang akan dikirim melalui PopBox harus difoto terlebih dahulu agar tidak terjadi kesalahan input.



Keunggulannya selain itu barang akan tersimpan aman selama 3 Hari jika Kita lupa untuk ambil, pihak CS PopBox akan selalu reminder paket kamu. Terus kalau misalkan lebih dari 3 Hari bagaimana? Dan kode pin rupanya sudah kadaluarsa!


Tenang, tinggal telpon ke CS PopBox maka akan diberikan kode pin baru lagi untuk bisa membuka loker tersebut.

So, kalian patut coba deh! Kalau penasaran kan sama penggunaannya bagaimana. Kalau sudah download aplikasi PopBox nya pasti mudah deh pengoperasian nya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

terima kasih sudah main-main di blogku! dilarang copy paste dan spam.