21/12/18

Saya Berani Saya Sehat HIV AIDS bisa di obati


Siapa sih yang ga mau sehat, semua manusia yang di bumi pasti selalu ingin sehat bahkan setiap hari berdoa kepada Tuhan untuk diberikan kesehatan jasmani dan rohani. Tapi ada saja yang masih sia-siakan kesehatannya dengan beberapa macam tindakan yang sangat merugikan dirinya sendiri dan juga keluarga.


ODHA, ya itu panggilan untuk mereka yang didalam tubuhnya ada virus HIV AIDS. Stigma masyarakat berkata dan berpikiran HIV AIDS ini tidak berguna dan merupakan sampah masyarakat. Salah besar kalau sampai ada yang berucap seperti itu. 

Bahwasannya ODHA juga manusia mereka begitu karena salah pergaulan saja dan melakukan seks bebas. Lagi-lagi peran keluarga dibutuhkan.


Tapi lebih banyak ODHA ada karena penyalahgunaan narkotika seperti sabu, putau, dan zat adiktif lainnya. Yang membuat mereka semakin kecanduan. Inilah peran masyarakat dibutuhkan harus paham apa itu HIV AIDS.


HIV AIDS sendiri tidaklah mematikan hanya saja tubuh dari si ODHA ini akan menurun drastis jika tidak sampai di obati. ODHA harus rutin meminum obat.




Memperingati hari HIV AIDS se-Dunia 2018, Kemenkes RI mengajak peran blogger untuk memberikan edukasi soal HIV AIDS melalui tulisan dan juga berbagi di media sosial. Agar masyarakat tahu bahwa HIV AIDS itu dapat disembuhkan.


Kemenkes RI mengajak blogger berbincang di Lapas Cipinang Klas 2A Jakarta, 17 Desember 2018.

Bagaimana cara penularan HIV AIDS secara Khusus

HIV AIDS menular dari pemakaian jarum suntik bersamaan, hubungan seksual dengan berganti pasangan, melalui darah dan juga organ tubuh, ditambah lagi pada Ibu hamil positif HIV AIDS ke bayinya.


HIV AIDS penularannya terbatas

Ciuman, berpelukan, berpegang tangan, satu alat makan, WC umum. Hal seperti itu ga akan menular.

Lalu HIV AIDS apakah ada obatnya?

HIV ada obatnya yaitu Antiretroviral (ARV) ODHA dapat segera memulai terapi ARV begitu terdiagnosa. HIV tak perlu di takuti.

Cegah HIV dengan cara ga melakukan hubungan seks dengan berganti pasangan. Nih buat kaum pria tuh jangan hidung belang jangan suka jajan di luar. Mang istrinya kurang memuaskan gitu sampe ganti pasangan.


Tuh yang ga menularkan itu ciuman, pelukan, pengunaan WC bersama, sentuhan, alat makan, gigitan nyamuk, tinggal serumah. Tuh semua mitos. Jadi sangat sulit untuk orang menular dengan HIV-AIDS.


Untuk napi baru yang masuk ke lapas akan ada tindakan seperti screening untuk pemeriksaan apakah napi menderita HIV AIDS atau tidak.


Lalu ODHA mengapa ya ga mau patuh, padahal kan dia sedang sakit. Nah ini ia merasa badan sehat. Secara fisik masih merasa sehat. Padahal ODHA itu harus konsumsi obat setiap hari.


Cerita mas Wesli mantan pemakai narkoba ia dulu memakai itu saat duduk di bangku SMP kelas 2. Mulai dari sabun, putau dan lainnya sudah di coba.



Sampai ia menemukan temannya mati karena sakau sempatkan berpikir ingin berhenti dan memulai hidup baru. Tapi lagi-lagi bohong kepada keluarga. Akhirnya saat mas Wesli niat tulus ingin sehat dan kembali ke jalan yang benar. Malah keluarga menjauh dan semakin tidak percaya. Justru sampai Ibu nya sendiri bicara terserah lu mau mati kek, hidup urusan lu. Aduh ngenes banget ya ucapan dari seorang Ibu yang memang sudah terluka hatinya oleh sikap dan perbuatan mas Wesli selama ini.


Modal tidak putus asa lah mas Wesli membuktikan kepada keluarga bahwa ingin sekali kembali sehat dan bisa hidup seperti oranglainnya. Sampai saat ini Beliau masih terus konsumsi obat ARV dan menjalankan beberapa terapi.


Meskipun efek dari obat ini kata mas Wesli sangat menakutkan. Karena ia sempat melihat temannya yang keracunan. Soalnya memang obatnya wajib di minum setiap hari, sepanjang hidup juga. Jadi kebayang kan betapa beratnya beban yang dirasakan oleh ODHA ini. Selain mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari masyarakat. Di jauhkan oleh keluarga sendiri itu menyakitkan banget.


So, buat ODHA atau keluarga yg beranggotaan ODHA beritahu bahwa HIV AIDS ada obatnya. Semua penyakit ada obatnya asal #adaobatadajalan Saya Berani Saya Sehat.

0 komentar:

Posting Komentar

terima kasih untuk komentar anda

 

Tulisan Ibu dari anak cerebral palsy - khairunnisa Template by Ipietoon Cute Blog Design