Atur keuangan dengan menabung emas


Semenjak status berubah jadi menikah, sudah pasti segala hal yang berkaitan dengan keuangan dan juga kebutuhan sehari-hari untuk mencukupi keluarga kecilku. Menjadi prioritas utama dalam kehidupanku.

Pernah dengar kan kata orang-orang menteri keuangan dalam rumah tangga itu dipegang oleh istri. Tentunya dalam hal ini segala pemasukan dari suami dan juga pengeluaran harus istri yang atur. Mau itu cukup atau kurang pokoknya istri berkewajiban dalam mengurusnya.

Nah, bagiku kalau sudah urusannya soal uang. Aduh sudah ga ada lagi deh kompromi sama keinginan dan kebutuhan. Mengapa? Karena terkadang sebagai istri tuh rada pusing. Gimana ga! Semua keinginan dan kebutuhan tuh campur aduk.


Tabungan dan Investasi 

Ini nih yang selalu aku binggungkan, soalnya sudah ada niat mau menabung dan ada rencana tabungan ini tuh untuk apa. Tapi setiap aku memulai menabung ditengah-tengah gubrakk.. ga jadi sampai target. Karena suka kepakai juga hihihi!

Rupanya setelah aku datang di acara perkenalan dengan teman Treasury di daerah Cilandak Jakarta Selatan. Baru deh terbuka nih kepala rupanya dalam mengatur keuangan itu caranya simple tinggal menghitung pemasukan dan pengeluaran.

Pemasukan Aktif : seperti hasil dari kerja keras kita selama ini.

Pemasukan Pasif : hasil dari misalkan kita punya motor atau mobil yang bisa di sewakan ke orang lain dan mendapatkan penghasilan dari sana.

Pemasukan dari Investasi : bisa dari kontrakan , kost, atau Reksadana dan juga saham.

Sayangnya untuk penghasilan aku sih cuma dua yakni pemasukan aktif dan pemasukan dari rumah tangga(hasil gaji suami).

Karena aku disini berperan sebagai Ibu rumah tangga dan juga blogger. Jadi dapat penghasilan lumayan lah buat jajan kebutuhan sendiri dan juga anak, bisa juga bantu perekonomian suami.

Lalu hubungannya dengan Teman Treasury apa?

Nah, karena Treasury ini masih baru dan mungkin banyak beberapa diantara pembaca yang masih kurang paham hubungan keuangan dengan Treasury apa, mari aku jelaskan ya!

Grafik pantauan harga emas dari rupiah dan dollar

Treasury 

Dari sini kita bisa lho mendapatkan peluang income tambahan. Lalu apa sih Treasury itu, ialah platform daring yang bisa kita gunakan melalui aplikasi dengan cara download terlebih dahulu di playstore. Treasury sendiri bisa untuk melakukan pembelian emas,simpan emas, juga jual emas batangan dan perhiasan.

Seperti yang kita tahu emas batangan itu biasa di produksi oleh Antam. Namun untuk Treasury emas batangannya di produksi oleh perusahaan UBS namanya.

Kalau soal harga tentu sangat kompetitif banget.

Narasumber yang hadir pada saat perkenalan Teman Treasury yakni Fahlevi Dzulfikar selaku Business Analyst Executive Treasury dan Melvin Mumpuni merupakan Founder and Financial Planner Finansialku.

Saat acara berlangsung aku tuh senang banget karena di ajarin langsung soal mengatur keuangan oleh Melvin Mumpuni. Dia bilang Arus kas personal ialah salah satu fondasi dasar dari perencaan keuangan. Tujuan keuangan akan lebih baik bila kesehatan arus kas terjaga dengan baik. Beliau juga mengatakan banyak orang di Indonesia itu terbalik menyusun skala prioritas arus kas keuangan. Akhirnya yang terjadi menekan pengeluaran.

Ada benarnya juga sih dan ini terjadi sama kesehatan keuangan dalam keluargaku. Suka terbalik mementingkan yang jauh dan yang penting banget malah terakhir jadinya. Ujung-ujungnya uang tabungan deh dipakai untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Disini aku akan bocorin ya gimana sih mengatur arus kas keuangan personal biar ga jebol. Rupanya dahulukan pengeluaran untuk tabungan supaya bisa #PunyaSimpenan Emas Lebih. Nah nabungnya dimana? Di Treasury saja!

Lalu cara susun skala prioritas pun bagaimana agar tak salah jalan dan keuangan kita itu sehat?

Idealnya
1. Zakat
2. Tabungan / Investasi
3. Cicilan / Hutang
4. Kebutuhan rumah tangga
5. Premi Angsuran

Oh ya untuk pembaca yang tertarik dan ingin bergabung menjadi Tema Treasury mudah lho caranya cukup daftar diri dengan membeli emas senilai Rp.50.000 (belum PPN) pada saat proses awal pendaftaran. Lalu pembaca akan di minta untuk membuat kode referal yang bisa kita bagikan ke teman-teman dan juga keluarga buat jadi pengguna Treasury.

Nah, sekarang coba deh download aplikasinya melalui smartphone kamu. Nanti saat sudah register jangan lupa ya masukkan kode referal atas namaku " trs-sifora " nanti pembaca bisa dapat emas 0,03 gram. Lumayan kan. Apalagi saat register untuk pengguna baru mendapatkan emas seberat 0,03 gram. Wah, lumayan kan!

Beli emas pun bisa lho dilakukan mulai Rp.20.000 saja (berlaku kelipatan). Pilihan pembayaran pun ada mulai dari isi ulang celengan yaitu melalui Virtual Account seperti BCA,BNI,Mandiri,BRI dan lainnya,Untuk Bank Transfer melalui ATM Bersama. Bisa juga melalui Alfamart dan E-Wallet melalui Doku Wallet.

Oh kelebihan dari Treasury ini kita bisa pantau harga emas kapan naik dan turun setiap menit lho. Dan juga akan ada rincian pembelian dari Treasury untuk pelanggan setiap bulan dikirim melalui email. Jika smartphone hilang tenang tinggal telepon CS dan sebutkan email yang kita gunakan saat register akun Treasury. Jadi tak perlu takut akan disalahgunakan oleh si pencuri. Karena langsung di block.

Kalau soal izin tenang saja Treasury sudah mendapatkan dari OJK Otoritas Jasa Keuangan.

Dan sekali lagi terima kasih Treasury serta komunitas ISB yang sudah mengundang aku untuk kenal lebih dekat.  Jadi semangat untuk menabung emas.

Foto bersama narasumber dan blogger ISB

Komentar

Postingan Populer