25/06/19

salurkan bakat anak dengan kegiatan yang positif melalui Allianz Explorer Camp

Menjelajahi Dunia hanya dengan Minat dan Bakat

Apa yang akan di lakukan oleh orangtua, apabila menemukan anak-anaknya memiliki bakat yang membawanya pada sebuah prestasi membanggakan. Tentu kita sebagai orangtua akan mendukung dan mencari jalan bagaimana supaya bakat anak ini dapat sesuai dengan pendidikannya dan juga waktunya bersama keluarga.

bakat pada anak usia remaja memang harus dikembangkan kelak nanti membawa prestasi untuk diri nya, Nusa dan bangsa. " Kataku dalam hati.


Bahagia sekali saat ini untuk meluangkan semua bakat dan talenta yang di miliki oleh anak-anak kini ada banyak ruang dan tempat untuk belajar dan melatih lebih dalam lagi. Yang saya tahu saat masih berusia remaja. Orangtua memang selalu mendoakan yang terbaik untuk anak-anaknya. Dan menginginkan semua impian anak tercapai.

Nah, buat saya doa dari Ibu pun itulah yang utama bagi setiap karir anaknya, bahkan restu Ibu pun yang selalu menyertai setiap perjalanan saya. Edukasi yang tepat dalam pemberian pendidikan untuk anak remaja pun sangat penting. Selalu semangat dan pantang menyerah inilah yang menjadi kunci dari keberhasilan orang-orang sukses.




Allianz Dukung Perkembangan Generasi Muda

Allianz Indonesia rupanya kembali menggelar ajang berbakat dan bergengsi untuk anak remaja yang berusia 13-16 tahun. Allianz Explorer Camp” dalam kegiatan ini ada banyak sekali edukasi. Dann yang kamu harus tahu program seperti ini sudah berjalan sejak tahun 2010 dengan diberi nama Allianz Junior Football Camp. Bukan cuma di Indonesia saja lho program ini berjalan, bahkan sampai lebih dari 20 negara di dunia. Beruntung ya Indonesia dilaksanakan mulai tahun 2012.


“Program Allianz Explorer Camp ini merupakan bentuk dukungan penuh Allianz Indonesia terhadap upaya penanaman nilai-nilai yang penting dimiliki oleh generasi muda, seperti sportivitas. Kegiatan ini sekaligus untuk menggali minat dan bakat anak dan remaja serta mendukung pengembangan diri mereka” Joos Louwerier, Country Manager dan Direktur Utama Allianz Indonesia. 



Sepakbola bukanlah sekedar permainan atau olahraga saja

Siapa sih yang tak suka dengan bola, ,malah ada lho timnas football yang pemainnya itu perempuan semua, bisa dibayangkan begitu banyak orang dari segala usia yang sangat menfavoritkan olahraga satu ini. Bahkan hanya dengan bola saja kita bisa mempersatukan seluruh negara. Lewat ajang-ajang bergengsi seperti piala dunia, piala eropa, dan masih banyak lagi. Karena bola itu bukan bahasa kosakata yang dipergunakan akan tetapi dengan bahasa tubuh saja pun seluruh negara di dunia bisa menikmati setiap gocekan-gocekan dan tendangan dari pemainnya. Kita juga tahu banyak pemain bola yang mendunia berkat bakat bermainnya di lapangan,


Martin Demichelis sang legendaris FC Buyern Munchen pasti kalian tahu dan kenal dong, kini ia siap melatih remaja yang lolos dari seleksi dari Allianz Explorer Camp dan juga Martin ini merupakan Brand Ambassador dari Allianz Explorer Camp Asia 2019. Dan saat pemilihan seleksi pun hanya terpilih 6 remaja yang akan diberangkatkan menuju Asia Camp di Singapore dan 2 remaja lagi dikirim ke Munich Camp di Jerman pada bulan Agustus 2019.



Siapa saja sih nama-nama dari 8 remaja ini yang siap meraih mimpinya, berikut ; Adinda Dwi Citra P, Fariz Fadilla mereka berdua yang akan terbang ke Munich Camp di Jerman tanggal 22-27 Agustus 2019. Lalu ada Azrazifa Kayla, Bayu Tegar Saputra, M Faiz Fahriza, Nur Yufa, Ravel Jerico, dan Zahra Naqiyyah Primadi berangkat ke Asia Camp di Singapore tanggal 23-26 Juli 2019.

Bangga saya dengan anak remaja yang lolos Allianz Explorer Camp ini deh, soalnya mereka tidak seperti remaja yang saat ini kebanyakkan pada meluangkan waktunya didepan smartphone saja! Tidak mau gerak,tiap hari hanya menghabiskan waktu luangnya di dalam rumah sambil internetan. Padahal bisa lho bereksplorasi dan mengembangkan bakat yang di miliki. Karena saya percaya setiap anak-anak itu mempunyai bakat atau talenta yang luar biasa. Yang jika tak di gunakan sebaik mungkin malah yang ada akan tenggelam dan menjadi remaja-remaja yang kurang kreativitas.


Maka dari itu semoga bukan cuma Alianz saja ya yang menggelar program syarat edukasi dan pengembangan diri anak, Namun semakin banyak juga perusahaan di Indonesia yang juga memiliki visi misi dan kegiatan yang dapat memberikan manfaat banyak untuk generasi penerus bangsa.

21/06/19

cooking camp bubar?

Petualangan di Cooking Camp


Anak-anak dibawah usia 10 tahun sepertinya banyak yang menggemarkan permainan masak-masakan. Pengalaman saya ketika saat kecil pun banyak di habiskan untuk sekedar bermain dan berpetualang bersama teman-teman hanya untuk memasak. Sampai panci dan cutil punya emak pun di ambil diam-diam demi bisa menyalurkan imajinasi kami sebagai anak kecil.

Ketika saya kecil selalu menghabiskan waktu bersama teman-teman sepantaran. Kebanyakan dari kami ialah bertugas mengambil bahan-bahan seperti dedaunan, kayu, air dan bahkan sampai bahan makanan asli. Hihihi! Seru saat itu kami bermain. Sampai metik buah mangga punya tetangga. Yah, begitulah kelakuan anak-anak zaman saya dulu.

Berbeda dengan kelakuan para alumni dari Cooking Camp yang punya niat untuk reunian dan bertemu dengan Chef Grant. Siapa sih alumni CC ini?


Mereka adalah segerombolan anak-anak yang mempunyai hobi memasak dan bereksperimen di bidang makanan. Kenalan dulu yuk sama mereka. Ada Bima, Melly, Kevin, Alfa, Niki, dan Key.

Bima ini adalah seorang anak yang pintar masak  ia juga salah satu pemenang juara pertama di lomba Cooking Camp tahun lalu. Rupanya mereka buat reunian lho dan berencana ingin mengunjungi Chef Grant. Cuma sayang banget ketika mereka sampai di lokasi...

Bukannya ramai dengan anak-anak! Eh, malah kenyataannya Cooking Camp sudah bubar.

Lalu, bagaimana sama nasib anak-anak alumni Cooking Camp ini dong. Sudah jauh-jauh datang dari Jakarta! Dan ingin segera memasak juga menyalurkan hobi mereka. Malah gagal deh! Chef Grant juga sudah tak bersemangat.

Langkah apa yang sebaiknya anak-anak CC ini lakukan ya guys? Supaya Cooking Camp (CC) dapat kembali buka dan mencetak chef-chef handal di Indonesia. 


Kehadiran pemain baru yang turut serta meramaikan " Film Koki-Koki Cilik 2 " ini nyatanya membuat para emak-emak meleleh saat melihat Chef Evan memasak (Christian Sugiono) beradu akting dengan anak-anak.

Juga hadirnya perempuan cantik belasteran  Kimberly Rider pasti sudah kenal kan sama aktris muda berbakat ini. Sebagai Tante Adel yang memiliki keponakan imut,lucu, dan pintar memasak. Pilihan hadiah untuk ponakannya yang berulang tahun yaitu ikut tiket Cooking Camp.

Siapa sih keponakannya, yang tahun lalu nonton film pengabdi setan tahu kan pemeran anak kecilnya tuh. Muhammad Adhiyat , ini di Film Koki-Koki Cilik 2 sebagai Adit.

Mau tahu kelanjutan kisah mereka dalam Film Koki-Koki Cilik 2 ? Maka nya jangan lupa beli tiket bioskop mulai tgl 27 Juni 2019. Karena siap-siap bakal menghibur dan memberikan edukasi untuk seluruh keluarga Indonesia.


Kelucuan aksi anak-anak yang pandai memasak dan mengelola bahan-bahan mentah menjadi suatu hidangan yang pantas di perhitungkan. Membuat waktu kebersamaan antar orangtua, dan anak-anak menjadi semakin dekat kembali. Nilai persahabatan dalam film Koki-Koki Cilik 2 ini pun sangat kental dan tak kalah seru dari film pertama nya.

Tahun lalu siapa yang sudah ajak keluarga nonton film "Koki-Koki Cilik yang pertama? Tenang saja kok selama pemutaran film dari menit awal hingga selesai aman untuk anak-anak. Cocok dan pas dalam mengisi waktu libur sekolah bahkan yang tak tahu masak jadi mengerti cara memasak. Ditambah lagi film ini dikemas dengan gaya khas anak-anak, polos, jenaka, dan apa adanya.

Film Koki Koki Cilik 2 ini di sutradarai Viva Westi dan merupakan tantangan bagi beliau karena pertama kali menyutradarai film dengan pemain yang sebagian besar ialah artis cilik. 


Keren ya sutrada nya. Salut bisa sabar sama anak kecil hihihi! Saya saja ngurus 2 anak kecil juga pusingnya bukan main. Di suruh ini itu susah banget. Patut diberikan apresiasi besar nih buat sutradaranya. Karena film nya keren. Jarang ada film untuk anak-anak di Indonesia.

Dan buat saya setelah menyaksikan press screening dan Gala Premiere kemarin di XXI Mall Kota Kasablanka (20/6) saya justru tertarik membuat hidangan makanan resepnya Chef Evan. Simple dan ingin tahu rasanya bagaimana.

16/06/19

Lebaran tahun ini mas Sugeng mudik mbok!




Mudik tahun ini tuh berkesan banget buat aku, mengapa coba? sampai saat ini suka ingat selama di perjalanan.
Jadi tuh kemarin aku mudik sekeluarga cuma modal uang saku tak terlalu besar sih, di ATM ada 2juta. Soal transportasi untuk mudik dari Tangerang Selatan ke Salatiga Solo. Bermodalkan sepeda motor roda dua!


Rencana suami lebaran tahun ini ga balik karena ingat aku yang lagi hamil muda. Dan juga anak-anak yang masih balita, tapi 3hari sebelum berangkat ke kampung tuh Allah memudahkan segalanya seperti tiba-tiba suamiku dapat isi pesan dari mantan bos nya yang tinggal di daerah BSD. Beliau tanya nomor rekening suami! Dan suami jawab iya itu masih nomor rekening bank saya pak".


Setelah 2jam chat sama mantan bos kasih tahu kalau rupiah THR buat keluarga kamu barusan saya kirim". Sontak dong suamiku kaget dan aku juga benggong pas cek alhamdulilah THR nya besar banget. Benar-benar rezeki yang tak disangka.


Selama ada niat baik pasti Allah akan bantu untuk setiap hamba-hamba-Nya. Dan itu yang aku alamih di lebaran tahun ini.
Tadinya mau pesan tiket kereta atau bus biar sampai cepat ke Salatiga Solo. Tapi pas aku cek via online malah full semua dan ga ada tiket tambahan apalagi kosong. Dengan "Bismillah" aku sama suami nekat mudik menggunakan motor.


Selasa , 4 Juni 2019 itu sekitar jam 4 subuh deh aku berangkat dari rumah, semua kebutuhan sudah di packing rapi ke dalam tas berukuran sedang dan diikat dibelakang aku. Dijadiin sandaran sih! Hehehe lumayan biar ga pegel.


Rute nya itu sih simple lewat jalur Pantura, pertama kami melalui terminal kampung rambutan, Kalimalang, Bekasi, lalu sampai di sana ada banyak petugas kepolisian yang menjaga di setiap simpangan dan lampu merah, karena ini menjadi yang pertama kali suami mudik menggunakan motor, sebelumnya sih pakai bus. Dia ga tahu jalannya untungnya sih selalu ada rambu yang memberitahukan. Seperti tanda panah arah "Pantura".


Dan bukan cuma kami saja yang ada di jalan saat itu, banyak beberapa orang yang mudik dengan motor. Setiap di lampu merah aku kerjaannya melihat plat motor-motor yang berhenti menunggu lampu merah berganti hijau! Yang kulihat sih kebanyakan berplat B.


Sepanjang jalan saat kami memasuki kawasan jalur Pantura, suasananya lumayan lenggang, tidak terlalu ramai dan macet. Jalanan berasa milik sendiri hehehe! Alhamdulilah juga meski aku mudik di H-1 lebaran ada beberapa posko yang masih tetap buka. Walaupun saat aku dan suami beristirahat memilih di masjid/mushola. Karena selain menyempatkan waktu untuk beribadah. 

Di masjid banyak kaum pemudik motor yang juga berhenti sejenak. Mungkin karena adem ya. Sedangkan di posko tempatnya terlalu kecil dan agak panas.


Waktu yang ku tempuh selama mudik dari Tangerang Selatan ke Salatiga Solo memakan waktu 12jam. Karena beberapa kali berhenti isi bensin dan juga istirahat sambil makan terus minum kopi.
Kalau di tanya lelah apa enggak, aku jawab sih capek banget yang bikin kesal itu saat mata ini mulai di Landa ngantuk sedangkan saat itu sedang tanggung di perjalanan. Jadi kasian suami juga sih dikit-dikit berhenti. Medan yang paling rumit buat aku lalui saat sepanjang jalur Pantura yang dari Cirebon sampai ke Brebes itu jalanannya rusak. Banyak bergelombang dan ga rata. Jadi alhasil, suami selalu pelan dan berpacu hanya 40km/jam saja.


Jadi ga di sarankan juga sih Ibu Hamil mudik melalui jalur Pantura ini. Karena selain bergelombang penerangan saat malam hari sangat minim. Untungnya lampu motorku cukup terang, meskipun saat sampai di kampung suami terpaksa ganti lampu sampai 3kali demi agar selama perjalanan balik ke Tangerang Selatan nya terang dan ga gelap. Uhhuhuhu!


Tapi aku senang banget kali pertama mudik ya tahun ini bisa melihat sawah sepanjang jalan, mampir di kampung orang, numpang istirahat di masjid, tidur di masjid, dan mandi juga di masjid kampung orang. Udah kaya musafir deh!


Bawa anak 2 membuat aku sesampai di kampung kelelahan dan kecapean. Badan jadi pegel-pegel!


Mampir makan di RM.Padang jalur Pantura


Buat aku semenjak ada nya tol trans Jawa itu daerah Pantura mulai terlihat sepi sih, ada banyak toko dan restoran serta penginapan yang gulung tikar. Tapi ada sih beberapa yang bertahan. Seperti RM Padang yang ku singgahi. Makan dengan nasi + ayam sayur 3 piring ditambah minuman es teh manis totalnya 90ribu. Wow!! Buat kamu gimana mahal apa sesuai ? Kalau soal rasa sih standart pada umum nya.


Masuk ke kota Pekalongan , akhirnya bumil mabok dan lelah


Mungkin karena kelamaan di jalan aku malah ujung-ujungnya bikin suami panik dan khawatir. Apa aku sakit atau gimana, saat sampai di lampu merah living world Pekalongan , badanku mulai dingin dan berasa ingin muntah. Aku minta suami untuk berhenti ke pinggir dulu, rasanya tuh pengen muntah dan pingsan.


Berhenti deh didepan living world Pekalongan disitu ada ibu yang jualan minuman aku pesan teh hangat manis sama es teh manis dan susu buat si kakak. Duduk dulu deh sejenak disitu sambil lurusin kaki yang udah berjam-jam nekuk terus di atas motor. Sumpah saat itu rasanya nangis dalam hati kuat ga ya sampai ke Solo nya. Malah masih jauh banget sedangkan jam menunjukkan pukul 3 sore . Kira-kira kekejar ga nih hari ini. Malah besok udah mau lebaran! Masa iya lebaran di jalanan.


Itu yang selalu menjadi bahan pikiran aku selama setiap kali kami berhenti. Karena kata suami masih 300km lagi untuk sampai ke kampungnya. Huh, dengar hal itu langsung mandek hati ini. Tahu gini ga usah mudik deh.


Malam di tengah jalan Assrohban yang katanya rute jalan yang seram dan banyak begal.


Sampai di assrohban ini sekitar jam 10 malam , bayangin aja malam-malam lewat sini udah gitu penerangannya pun minim hanya kendaraan aja yang ada. Untungnya sih terbantu dengan adanya mobil dan bus yang juga lewat sana. Kalau untuk motor cuma aku aja nih yang lewat. Sebelum masuk jalan itu memang di sebelah kiri ada pom bensin. Kalau kata adik ipar aku biasanya pemotor itu nungguin yang lain selesai isi bahan bakar. Baru deh jalan rombongan. Soalnya pada takut. Akhirnya suamiku ngebut tancap gas eh bukan deh! Kan motor tarik gas sampai 80km lebih. Buat hindari begal. Nyatanya mah ga ada tuh begal hehehe! Isu doang kali ya.


Malam takbiran terpaksa di jalanan karena belum sampai juga ke kampung suami, masih nempuh sekitar 100km lagi.



Alhamdulilah meski bermalam di jalan ada hiburan di pinggir jalan sepanjang jalur Semarang itu banyak banget arak-arakan dari anak-anak masjid sana, ada yang pada bawa bor api itu. Ramainya bukan main sampai suamiku tuh berhenti buat lihat festival malam takbir. Sambil bersholawat. :)


Jam 2 akhirnya sampai deh di Salatiga Solo, menunggu jemputan dari paklek nya suami yang udah nungguin di warteg persimpangan.


Ada apakah kenapa ditunggu rupanya jalanan yang menuju rumah orangtuanya suamiku itu seram , uhh lagi-lagi angker ya. Ada begal terus tempat pembuangan mayat. Tahu kan jalan sruwen tuh! Yang tembusannya jembatan tol trans Jawa itu. Sumpah aku lelah saat itu kenapa harus lewat tempat seram. Udah gitu ga ada lampu penerangan, cuma modal lampu motor doang. Aduh! Kapok deh mudik kok malah jadi uji nyali. Wkwkwkwk!!


Oh ya segitu deh pengalaman mudik ria pakai motor bawa anak-anak. Meski lelah dan badan pegal-pegal. Tapi ada hikmahnya jadi tahu sawah, jalanan, ketemu orang baru dan silahturahmi di masjid kampung orang. Untuk tips nya aku saranin sebelum berangkat mudik pastikan lampu kendaraannya terang soalnya jalur Pantura itu gelap ketika malam hari. Bawa air mineral secukupnya minimal 1 botol sih karena aku pas lagi ga puasa. Kalau habis airnya bisa ambil di posko atau masjid. 


Jangan lupa istirahat sejam untuk perjalanan 2 jam. Jadi badan ga pegel apalagi ngantuk. Kalau matamu ngerasain ngantuk ada baiknya berhenti ya. Jangan di lanjutkan jalannya.


Sepanjang jalur Pantura tahun ini sih bergelombang, tidak rata , dan gelap di malam hari. Penerangan sangat minim. Kalau soal bahan bakar untuk motor aku sekali pergi hanya habisin 100ribu itu pakai pertalite.

03/06/19

Merawat rambut ga perlu mahal kini bisa dirumah sendiri


Tahu ga sih , aku tuh semenjak menikah dan kini diberikan momongan yang insyaallah akan nambah lagi anggota keluarga. Rasanya buat ngurus badan sendiri saja tuh males banget. Ga kaya dulu waktu masih perawan alias single tiap Minggu rutin kali rawat rambut, badan, dan segala kebutuhan wanita deh!

Akan tetapi memang ya menjadi seorang Ibu itu sudah kaya naik roller coaster, ada suka dan duka saat menjaga buah hati kita. Dikit-dikit kalau anak mulai rewel dan sakit langsung panik. Nah, maka dari itu waktu me time saja juga tak ada jadwalnya.

Terus terang saat anak-anak terlelap dalam tidurnya. Aku merasakan dunia menjadi tenang saat itulah waktu yang tepat untuk memanjakan diri sendiri. Kalau pergi ke salon atau spa ga mungkin bisa. Karena anak-anak sedang tidur dan memang aku ga sewa nanny.

Lalu caraku membersihkan atau merawat rambut cukup simpel sih ga neko-neko. Apalagi makan jutaan rupiah. Sayang Bu, uangnya mending buat beli keperluan suami dan anak-anak. Hehehe! Ada yang seperti itukah?

Mylea, memanjakan dan merawat rambut memberikan nutrisi agar tetap berkilau dan sehat . (Silicon Free)


Bagi sebagian wanita memang merawat rambut bak putri ratu ya, soalnya rambut kunci penampilan menjadi lebih percaya diri. Tapi bagi aku setelah menggunakan hijab rasanya rambut jadi nomor sekian dalam masalah perawatan. Meskipun sebenarnya ada saja masalahnya seperti kerontokan yang tak kunjung membaik.

Apalagi bagi ibu hamil dan pasca melahirkan biasanya kerontokan pasti terjadi. Dulu waktu aku melahirkan anak pertama rontoknya rambutku itu parah banget sampai alamih kebotakan dibagian atas kepala. Setiap selesai keramas dan saat di sisir pasti deh rambut ngikut di sisir. Banyak banget sampai kelihatan kulit kepala.




Mungkin kesalahan dalam memilih dan menggunakan shampoo yang membuat rambut di kepalaku rusak dan rontok. Tapi semenjak aku treatment menggunakan Mylea intensive selama 2 Minggu ini ada perkembangan yang baik. Rambutku kini tak rontok, kusam, apalagi rapuh. Buat kamu yang punya masalah rambut seperti yang aku ceritakan diatas tadi. Coba deh pakai Mylea dengan beberapa treatment seperti bawah ini.

Yang ku pakai ada 3 step sih jadi semakin cepat proses perbaikan nutrisi rambut sehat.



1. Mylea intensive hair shampoo 100ml dalam kandungannya ada ekstrak bunga Chamomile dan Horsetail gunanya membantu membersihkan serta menjaga rambut agar tetap sehat, kuat juga melindungi rambut dari kerontokan.

Cara pakainya : mudah seperti saat kita shampooan saja, tuang secukupnya , basahi dulu rambut dan pijat rambut secara lembut hingga berbusa. Selesai itu bilas deh sampai bersih.


Setelah rambut sudah di shampoo jangan lupa pakai juga treatment yang kedua yakni ; Mylea Intensive daily instant hair mask 150ml.

Caranya ; setelah keramas gunakan secara merata pada batang rambut,Diamkan selama 5 menit lalu bilas sampai bersih.


Treatment ke 3 masih dengan produk dari Mylea dikeringkan dulu rambutnya kalau sudah merasa kering lalu tuang, Mylea intensive hair tonic ke kulit kepala ya secukupnya saja pijat-pijat lembut agar rambut ternutrisi dan lanjut di sisir deh.

Itu serangkaian treatment rambut dari aku yang setiap seminggu 2x aku gunakan untuk keramas dan merawat agar rambut tetap sehat.

Oh ya lalu kenapa sih harus memilih dan mencoba produk rangkaian dari Mylea?


Kandungan aktifnya aman untuk pemakaian panjang, sudah terbukti efektif menjaga dan merawat rambut serta kulit kepala. Seperti yang aku rasakan saat ini setelah menggunakannya selama 2 minggu.





Lalu apa itu Silicon Free? 


Mengandung formula yang " Bebas Silicon" khusus produk shampoo dan daily instant mask. Tapi bisa membuat lebih lembut,kuat dan sehat.

Nah, jadi bagaimana sudah tahu kan kini masalah rambut seperti apa. Dan sekarang kita bisa merawat rambut cukup dirumah saja. Tentunya dibarengi juga dengan berolahraga dan pola makan yang sehat agar nutrisi dari luar dan dalam pun terpenuhi. Hasilnya rambut semakin indah.
 

Tulisan Ibu dari anak cerebral palsy - khairunnisa Template by Ipietoon Cute Blog Design